Lombok Timur, Pakuan pos – Dinas Parwisata Lombok Timur, melaluai Mertawi, Sekdis Parwisata Lotim. Mengukuhkan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan Karang Taruna Desa Sembalun Timba Gading priode 2019 hingga 2024. Pada hari Rabu (15/7). Yang berlangsung di halaman Kantor Desa Sembalunn Timba Gading, Kecmatan Sembalun, Lombok Timur (Lotim).

Pengukuhan Pokdarwis dan Karang Karang Taruna tersebut di hadiri oleh, Samsul Hakim Kabid Pengembangan Destinasi dan Hadi Jayari Kabid Kapasitas Dispar Lotim, Camat Sembalun, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat. bersamaan dengan itu juga dilaksanakan dengan penyerahan bantuan secara simbolis berupa, mesin jahit dan komputer oleh, Ridoan Hardi, Kepala Desa Sembalun Timba Gading, kepada sekelompok pemuda Timba Gading yang ikut pelatihan kemampuan dan sekil di kantor Camat Sembalun satu bulan yang lalau.

Sekdispar Lotim, Mertawi, mengatakan dalam sambutannya. Bahwa sekarang ini terlalu banyak yang peduli ingin membantu Sembalun apakah itu, NGO, Pemerintah dan ataupun relawan supaya segera bangkit dari keterpurukan akaibat bencana gempa tahun lalau. Dimana tujupuluh lima persennya itu membantu supaya sembalun itu bangkit terutama dalam bidang parwisata.

“Berani saya pastikan ari beberapa kali pertemuan yang saya ikuti, tujupuluh lima persennya itu lebih banyak membicarakan parwisata kedepan yang khusunya di Sembalun”, jelasnya.

Jadi semua orang, lanjutnya. Berbicara tentang bagaimana bisa bangkit dan bagaimana bisa pulih selalau yang dikedepankan itu di sektor parwisata. Itu semua dari hasil pengkajian dan penelitian oleh, relawan Gema Alam Lotim sekitar dua atau tiga bulan yang lalu di Kecamatan Sembalun khususnya. “Mereka meneliti, hubungan keterkaitan rantai nilai yang ada di Kecamatan Sembalun. Setelah melalui perepikasi pesoalan maka, mengerucut di persoalan parwisata sehingga didapatkan angka kerugian mencapai dua meliar perminggu dari berbagai sumber”, terangnya.

Ia, mengharapkan lembaga Pokdarwis Sembalun Timba Gading sebagai, lembaga lokomotif dan ujung tomabak pembangunan parwisata di Desa Sembalun Timba Gading. Tugas dan perannya harus benar-benar dipungsikan jangan hanya sekadar di bentuk.

“Namanya saja kan sadar wisata, jadi bagaimana mungkin pembangunan parwisata berjalan dengan baik ketika masyarakatnya tidak sadar wisata. Nah disinilah peran kunci dari pada pokdarwis ini untuk membantu menyadarkan masyarakatnya”, harapnya

Sementara itu, Ridoan Hardi, Kades Semabalun Timba Gading. Menyampaikan dalam samabutannya. Bahwa pengukuhan tersebut sangat mendadak untuk menentukan harinya, dimana waktunya ditentukan oleh Dispar Lotim.

“Karena surat yang kami terima dari dinas parwisata pada hari Rabu pagi, dan kami langsung berkordunasi dengan ketua pokdarwis untuk menentukan harinya. Namun begitu sekitar pukul 11.00 wita, kami di telpon oleh Sekdispar Lotim bahwa wkatunya hanya (hari ini-red)”, jelasnya

Namun demikian, katanya, walaupun sangat sederhana semoga tidak mengurangi makna dan arti dari pada acara tersebut. Daimana Desa Semabalun Timba Gading pemekaran dari Desa Sembalun Lawang baru berjalan sekitar tujuh tahun. “Tentunya kami, membutuhkan bimbingan dan dukungan dari semua stekolder yang ada, sehingga pemuda pemudi yang ada di desa kami bisa mengimbangi desa lainnya yang sudah maju khusus di sektor parwisata”, pungkasnya.

Hal senada juga di harapkan oleh, Serkapudin S.Sos. MM Sekcam Sembalun. Dengan terbentuknya Pokdarwis dan Karang Taruna Desa Sembalun Timba Gading. Menjadi contoh desa-deaa yang lain di Kecamatan Sembalun, bagaimana mengelola wisata, kebersihan dan kesehatannya dengan baik.

“Mudah-mudahan desa ini, menjadi desa percontohan. Saya yakin desa ini menjadi pendorong dan pendobarak ke arah itu sehingga desa ini menjadi desa yang majau”, tutupnya. (RS)