Pakuan pos – Asal nama “Sokaboemi” berasal dari bahasa Sansekerta soeka, “kesenangan, kebahagiaan, kesukaan” dan bhoemi, “bumi, tanah”. Jadi “Soekabumi” memiliki arti “tanah yang disuka”. Pada awalnya daerah Kabupaten Sukabumi saat ini ada dibawah Kabupaten Cianjur pada masa Pemerintahan kolonial Hindia Belanda, yang merupakan bagian dari Karesidenan Priangan (Residentie Preanger Regentschappen).

Pada tahun 1776 Bupati Cianjur ke enam Raden Noh Wiratanudatar VI membentuk sebuah kepatihan bernama Kepatihan Tjikoleyang terdiri dari beberapa distrik yaitu distrik Goenoengparang, distrik Tjimahi, distrik Tjiheoelang, distrik Tjitjoeroeg, distrik Jampangtengah, dan distrik Jampangkoelon dengan pusat pemerintahan di Tjikole (sekarang bagian dari Kota Sukabumi).

Di tanggal 13 Januari 1815, Kepatihan Tjikole berganti nama menjadi Kepatihan Soekaboemi. Nama Soekabumi diusulkan oleh Dr. Andries de Wilde, seorang ahli bedah yang mempunyai usaha perkebunan kopi dan teh di daerah Soekaboemi.

Berbagai sumber