Cisarua, Pakuan pos – Roda perekonomian warga Puncak Kabupaten Bogor, Jawa barat turun drastis, seiring dengan merebaknya wabah Covid -19. Meskipun belum ada warga Cisarua yang positif terdampak virus tersebut ,namun kekhawatiran masyarakat tak bisa dihindari. Pasar menjadi sepi pembeli, pedagang oleh – oleh pun hanya bisa mengelus dada.

Tak hanya itu, gemerlap kehidupan puncakpun meredup tempat – tempat hiburan tutup total. Taman rekreasi pun banyak yang tutup. Para pelancong yang biasanya hilir mudik di tempat – tempat wisata, hampir tidak ada.

“Kami tutup total, sampai waktu yang belum ditentukan mudah – mudahan saja wabah ini cepat berlalu, kasihan banyak karyawan yang dirumahkan,” ungkap B, salah seorang penglelola tempat hiburan.

Sekitar 90 persen produk oleh – oleh sepi pembeli, pengunjung pariwisata nyaris tidak ada bahkan sebagian besar lapak tutup. Sunyoto penyalur oleh – oleh khas Puncak mengaku usahanya hampir saja gulung tikar, sejak dua minggu lalu barang dagangan sulit disalurkan.

“Sudah dua minggu tidak bisa jual barang, lapak – lapak banyak yang tutup, pengunjung pariwisata tidak ada, yah mau jual kemana,” keluh Sunyoto.

Aji, pedagang di Pasar Cisarua mengatakan sejak Senin dagangan yang biasa dijajakannya sepi dari pembeli. “Sejak kasus wabah penyakit Corona dan banyaknya postingan, Sejak itu pula saya dan para pedagang lain khususnya di Blok D Pasar Cisarua ini mulai sepi pembeli,” katanya, kepada wartawan Senin, (23/3/2020)

Tak hanya di Blok D, lanjut Aji, Pedagang di blok lainnya pun banyak yang mengeluh akibat pemberitaan dan dampak wabah corona tersebut.

“Para pedagang berharap, ada sosialisasi yang gencar dari pihak pengelola Pasar maupun Pemerintah setempat agar setidaknya, hal tersebut tidak terjadi berlarut-larut,” katanya.

“Tolong gimana caranya mungkin bisa stop posting terkait corona, Jujur kami menjadi tidak tenang juga pada akhirnya pasar sepi pembeli turun hingga 70 persen dari biasanya, sehingga berdampak pada perekonomian kami sebagai pedagang kecil, apabila ini terus berlanjut Kami bisa gulung tikar,” pungkas nya. (Abdan)