Ciawi, Pakuan pos – Image yang melekat terhadap Dinas pemadam kebakaran (Damkar),yang selama ini melekat di benak warga, hanyalah sebagai pemadam api ketika terjadi kebakaran.Padahal Dinas pemadam juga bertugas menjadi penyelamat bagi masyarakat, seperti penanganan ular masuk rumah, hewan termak tercebur sumur ataupun bentuk – bentuk penyelamatan lainnya.

Hal tersebut dapat dirasakan oleh Sabrina (13),warga RT 03/05 desa Banjarsari, Ciawi kabupaten Bogor, Jawa barat. Dia mengalami bengkak dijari tengah, tangan sebelah kanan, akibat memaksakan memakai cincin logam yang terlalu kecil. Dia mengaku dirujuk oleh pihak puskesmas Ciawi agar datang ke Damkar Unit Ciawi, untuk melepaskan cincin tersebut.

“Tadinya saya ke puskesmas Ciawi, tapi malah dirujuk ke Damkar, awalnya tidak percaya, masa iya bisa ke damkar,” ungkap Sabrina, kepada wartawan.

Dia juga mengatakan, cincin tersebut baru dipakainya selama dua hari, memang terasa sempit, tapi dipaksakan dipakai. “Akibatnya jari tengah saya bengkak, dan mengharuskan saya berobat, tapi Alhamdulilah Cincin ini bisa dibuka oleh petugas Damkar,” jelasnya.

Kepala Damkar unit Ciawi, Nendri menyampaikan, proses evakuasi penyelamatan tersebut berjalan cukup lama yakni sekitar dua jam lebih. Adapun alat yang digunakan adalah Benang nylon, Gergaji besi, tang, minyak goreng
Dan garpu makan

“Yang bersangkutan langsung datang ke kantor Damkar unit Ciawi, Setelah Dirujuk dari pihak Puskesmas untuk meminta pertolongan ke petugas kami,” beber Nendri. Rabu, (13/11/2019)

Aksi yang dilakukan oleh petugas, lanjutnya, adalah Mempersiapkan peralatan yang dibutuhkan untuk proses evakuasi, awalnya memasukan benang nylon pada sela cincin yg melingkar pada jari manis korban, namun tidak berhasil.

“Opsi kedua kami gunakan gergaji besi, dan mengunakannya pada cincin korban secara perlahan, setelah terbuka barulah di angkat menggunakan tang, dan berhasil dilepaskan,” pungkasnya. (Abdan)