Palu, Pakuan pos – Wabah virus corona atau covid-19 yang kian merebak di tanah air tentunya membawa dampak negatif terhadap perekonomian secara keseluruhan.

Tak dapat disangkal virus ini terus mewabah di Sulteng, dari data terpublis dalam laporan Pusdatina Covid 19 pada Senin 13 April 2020. Terdata 19 orang dinyatakan positif, 3 orang meninggal dunia, 2 orang sembuh, 283 orang ODP dan 26 orang dinyatakan PDP.

Sebagai bentuk pencegahan dan peduli sosial pada Selasa 14 April 2020 sejumlah Perwira Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Sulawesi Tengah yang dipimpin AKBP Teddy Salawati berbagi Masker dan sembako di Panti Asuhan Nur anatapura Kota Palu.

Aksi sosial yang dilakukan Para perwira ini merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap sesama, khususnya menyangkut masalah kesehatan yang tengah menjadi pusat perhatian seluruh masyarakat sehubungan dengan merebaknya virus covid 19

Dan juga sebagai bentuk respon melihat keadaan masyarakat yang belum melakukan pencegahan diri khusus penggunaan masker. Untuk sembako hanya ingin meringankan kekurangan kebutuhan masyarakat yang bisa terjangkau ,” ujar AKBP Teddy.

“Aksi sosial ini merupakan inisiatif dan gerakan spontanitas teman-teman perwira di polda untuk berbagi dengan masyarakat dan anak – anak panti asuhan,” ujar AKBP Teddy.

Pihaknya berharap semoga dengan adanya bantuan ini dapat membantu meringankan beban serta memberikan manfaat bagi para pengasuh panti dan anak – anak panti asuhan.

‘Kegiatan ini sangat didukung oleh Bapak Kapolda Sulteng, Saya sangat berterimakasih untuk teman-teman perwira Polda dan tim yang sudah membantu sehingga aksi sosial ini dapat berjalan dengan lancar. Harapannya dengan berbagi masker gratis dapat menghentikan penyebaran penularan virus Covid-19, dan bantuan sembako beras, supermi, telur dan sedikit uang tunai dapat dimanfaatkan kebutuhan anak – anak yatim dipanti ini,” Ujar Perwira dua bunga tersebut.

Selain dua panti asuhan bantuan juga diberikan kepada beberapa Ibu (ina – ina) jualan di pasar Inpres. Serta sambil mobile dimana saja ditemukan tukang becak, penjual pisang kacang yang jalan kaki serta siapapun dilewati atau berpapasan dijalan yang butuh bantuan seperti pemulung diberikan bantuan beras dan sabun cuci dan masker kain.

“Kami berusaha tidak hanya dengan himbauan namun berusaha berbuat bertindak ĺangsung dengan bantuan sembako maupun masker. Sekemampuan kami para Perwira Pòlri Poĺda Sulteng ,” imbuh mantan Kasubdit Tipikor Sulteng itu.

Kegiatan ini mendapat respon baik dari masyarakat dan pengurus Panti asuhan dikarenakan masker sudah sangat mahal dan langka dan kurangnya dermawan datang kepanti asuhan ditengah wabah corona harapannya dengan berbagi masker gratis dapat menghentikan penyebaran penularan virus Covid-19.

“Kami atas nama pengasuh panti nur anatapura mengucapkan terimakasih banyak kepada jajaran perwira Polda Sulteng atas bantuan masker dan sembakonya,” ujar Ny.Hasna selaku ketua Panti asuhan. (*)