Bandung, Pakuan Pos – Kelompok relawan yang menamakan diri Sobat Puan Indonesia atau dikenal dengan Sopanesia resmi mendeklarasikan diri di Bandung, Rabu (22/12/2021). Sopanesia menyatakan mendukung Puan Maharani di Pilpres 2024. Selain itu, Deklarasi Sopanesia juga bertempatan dengan Memperingati Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember.

“Para Relawan Sopanesia mengadakan acara deklarasi sekaligus Memperingati Hari ibu 22 Desember dan berbagi kasih dengan membagikan nasi kotak kepada para ibu dan masyarakat lainnya sebanyak 1000 box makanan siap saji, diseputaran situs sel penjara Banceuy serta wilayah terdekat,” ujar Ketua umum Sopanesia, Main Ismail, S.Pd kepada media, Rabu, (22/12).

Menurut Main Ismail, Deklarasi ini juga mengambil lokasi yang bernilai sejarah di Situs Sel Penjara Banceuy, Bandung. Dimana tempat tersebut mempunyai nilai sejarah yang sangat tinggi. Dimana tempat Presiden pertama Indonesia menulis Indonesia Menggugat yang ditujukan kepada pemerintahan kolonial Belanda saat itu.

Acara deklarasi Sopanesia atau Sobat Puan Indonesia dihadiri oleh berbagai Badan Pengurus Wilayah dari berbagai propinsi di Indonesia, seperti Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, NTB, Banten Maluku Utara, Jawa Timur, Jawa Barat dan Jawa tengah serta DKI Jakarta serta DPD – DPD nya.

Didalam acara deklarasi Sopanesia, Main Ismail menambahkan, jika relawan Sopanesia ini didirikan atas dasar kekeluargaan atau persahabatan yang akan dijunjung tinggi, tidak ada sistem senioritas sehingga apapun permasalahan dari semua rekan relawan yang terdiri dari berbagai warna dan lintas agama bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

“Relawan Sopanesia kedepannya diharapkan bisa menjadi jembatan yang baik, sobat dari semua warga negara Indonesia dan siap selalu menjadi garda terdepan untuk menyampaikan segala permasalahan dan potensi ditiap wilayah diseluruh Indonesia,” ungkap Main Ismail.

Ditambahkan pula Butet Tiurma, selaku Sekretaris Jenderal dari relawan Sopanesia, “Sopanesia Dibentuk untuk menjadi sobat Puan serta sobat siapapun, terlihat dari kaos yang dipakai saat deklarasi itu penuh berbagai warna – warni dan tidak dominan hanya satu warna,” ungkapnya.

Lebih lanjut katanya, Itu menandakan jika Sopanesia ini membuka semua ruang persahabatan dan persaudaraan dengan siapapun serta siap mengkritisi suatu kebijakan yang dianggap belum secara maksimal pro pada rakyat diseluruh negeri, imbuh Butet Tiurma.

“dan seperti permasalahan yang saat ini ada didepan matanya yaitu keadaan situs sel penjara Banceuy tempat sang Proklamator Soekarno dipenjara, keadaannya saat ini sangat membuat hati menjadi miris, karena tempat sejarah yang besar ini dan tidak bisa dinilai dengan materi, keadaannya sudah mulai rusak dan banyak yang harus diperbaiki serta harus mendapatkan perhatian penuh dari Presiden Republik Indonesia, bapak Joko Widodo, serta pernah bapak Presiden RI tersebut ditahun 2017 meminta agar situs penjara Banceuy ini diperluas serta dibuat menjadi suatu situs yang harus selalu dikenang dan menjadi pusat pendidikan sejarah bagi anak – anak penerus bangsa dan negara ini kedepannya,” Diungkapkan secara tegas oleh Butet Tiurma. (***/rls)

“Deklarasi Sopanesia yang berbarengan dengan hari Ibu, diharapkan sosok seorang ibu juga pasti akan lebih bijaksana kepada semua anak – anaknya dan tidak akan membeda – bedakan, seharusnya juga seorang pemimpin itu adalah sosok seorang perempuan atau ibu, karena sosok perempuan atau Ibu, sangat akan paham dengan permasalahn bagi anak – anaknya atau Rakyat,” tutupnya. (MI/PR)