Ciawi, Pakuan pos – Pengaspalan jalan lingkungan (Jaling) di wilayah desa Jambu Luwuk, menuai kecaman dari pihak pendamping desa kecamatan Ciawi kabupaten Bogor. Pengerjaan Jaling oleh pihak ketiga yang diduga berkualitas rendah itu pun mendapat reaksi dari kepala desa Jambu Luwuk, Mulyana.

Dalam pesan suara yang dikirimkan kepada wartawan, dia (Mulyana) menegaskan akan menekan pihak pemborong agar jalan tersebut kembali diperbaiki.

“Insya Allah saya akan kroscek ke lapangan, Kalau memang ada temuan aspal terkelupas seperti itu Insya Allah kami akan tekan pemborongnya,” tegas dia. Kamis, (14/5/2020)

Kekecewaan serupa juga dikatakan oleh pendamping desa kecamatan Ciawi. Ade Salman, kualitas pengerjaan yang buruk mengakibatkan mubazirnya anggaran dana desa (DD) yang dikucurkan.

“Atas nama pemdamping desa Kecamatan Ciawi, merasa kecewa dan prihatin dengan adanya pengerjaan pengaspalan jalan lingkungan di desa Jambu Luwuk yang terkesan asal – asalan,” aku Ade.

Dia juga mengungkapkan, terkelupasnya aspal yang baru beberapa hari dikerjakan patut menjadi pertanyaan seputar pengerjaannya.

“Seharusnya ada perjanjian dengan pihak ketiga, agar jika pengaspalan berkualitas buruk maka ada perbaikan,” tegasnya.

Pembina Forum masyarakat Ciawi Peduli (Formacip), Ujang Khamun, menyayangkan jika dugaan permasalahan buruknya pengaspalan jaling di desa Jambu Luwuk harus mencuat, karena sudah sewajarnya jika pekerjaan itu sesuai dengan rencana awal dengan panjang lebar dan ketinggian yang sesuai dengan pelaporan. Dia pun mendesak agar pihak berwenang, seperti inspektorat turun langsung meninjau pekerjaan untuk melihat dan menyaksikan kebenarannya.

“Inspektorat harus turun tangan,periksa apakah sudah sesuai dengan anggaran atau tidak,” desak Ujang. (Abdan)