Jakarta, Pakuan Pos – Bicara anak Millenial saat ini, hampir dipastikan tidak jauh dari kata Game, baik itu Game E- sport, mobile legends, Winning Eleven, pubg dan beberapa game yang sedang populer saat ini.

Pria yang siap menampung para Gamer mobile legends ini bahkan sampai memfasilitasi dengan sebuah tempat tinggal, berikut kebutuhan lengkap lainnya.

Siapa dia, beliau adalah Andreas Nandiwarhdana, sosok pemuda keren, bijaksana dan cool ini sedang menjadi pembicaraan para gamer mobil legends.

Kraken E-sport, Tim khusus mobile legend yang dilatih dan fokus yang di bentuk oleh Raden Andreas Nandiwarhdana, jangankan untuk berkarir di bidang lain, main game aja harus fokus karena dengan game ini bisa menghasilkan uang.

Yang penulis lihat beberapa pemainnya sudah ada yang beli motor sport, mobil hingga rumah, hanya dengan main game mobile legend.

Selain mewadahi para gamers kesibukannya juga sebagai organisatoris, dan seorang pengusaha. Tercatat beliau hari ini sebagai KETUA DPD BAPERA (Barisan Pemuda Nusantara) Jawa Barat, seperti kita ketahui Jawa barat adalah provinsi terbesar di Indonesia dengan jumlah penduduk kurang lebih 48,28 juta jiwa(sensus penduduk tahun 2020).

Maka dari itu beliau ditunjuk sebagai Ketua DPD Jawa barat, karena sebelumnya pernah memimpin ketua umum sayap partai pemuda di Indonesia.

Mantan ketua Umum Generasi Muda Berkarya Andreas NW mengatakan,” kami memfasilitasi ini semua karena kita tidak memandang, siapa kamu, apa agamamu, apa sukumu dan apa mazhabmu selama punya hoby yang sama, suka bermain mobile legend, mari bergabung disini”, tuturnya.

Tahun 2016 Mozam Malek, dorong negara negara muslim untuk belajar pluralisme dari Indonesia yang sangat menghargai perbedaan. Contoh satu lagi adalah negara bosnia, negara yang dahulunya sering berperang ini belajar dari Indonesia.

Seperti kita ketahui, “Dialog Lintas Agama penting untuk dilakukan guna mempromosikan sikap toleransi, saling menghormati dan saling pengertian diantara masyarakat yang majemuk. Hal ini juga dilakukan untuk meningkatkan kerja sama antara Indonesia dan Bosnia dan Herzegovina,”

Dilansir dari Republika, Salah satu masjid yang dikunjungi adalah Masjid terbesar di Sarajevo yaitu Masjid Istiqlal Sarajevo yang biasa disebut juga Masjid Indonesia.

Dalam situs Islam Bosnia disebutkan dengan jelas masjid ini adalah hadiah dari Pemerintah dan Bangsa Indonesia untuk kaum Muslim Bosnia.

Pembangunan Masjid ini dimulai Presiden Soeharto pada kunjungannya ke Sarajevo tahun 1995 dan diresmikan pada tahun 2001 pada masa pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri.

Di tahun dan generasi yang berbeda, mari kita selalu jaga persatuan Indonesia, perdamaian, serta saling toleransi, memahami, saling menghormati dan pengertian diantara masyarakat yang majemuk di Indonesia, ajak beliau.

Saya ingin memberikan peluang anak-anak muda untuk bisa berkarir di dunia esports. Terutama mendidik mental mereka. Memang baik jadi orang penting, tetapi lebih penting jadi orang baik, dan yang terpenting lagi JADILAH ORANG PENTING YANG BAIK,‚ÄĚtutup beliau. (Asw)