Jakarta, Pakuan pos – Ramadhan merupakan bulan penuh berkah, oleh karena itu 234 Solidarity Comunity Regional Wilayah (Regwil) Jakarta Utara atau 234 SC Regwil Jakut menjadikan momentum bulan suci Ramadhan untuk berbuat baik terhadap setiap insan manusia.

234 SC Regwil Jakut membagikan ratusan nasi kotak serta takjil kepada pengendara kendaraan bermotor yang melewati seputaran jalan raya Teluk Gong Jakarta Utara, Jumat sore (22/5). Kegiatan pembagian nasi kotak dan takjil itu bertujuan untuk menambah menu buka puasa serta membantu warga di tengah pandemi corona.

“Kita membagikan 1000 makanan siap saji dan takjil untuk masyarakat yang membutuhkan. Kita juga membantu program pemerintah untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 dengan membagikan 500 lusin masker gratis kepada pengguna jalan,” kata Ketua 234SC Regwil Jakarta Utara, Alvin Febryan kepada media. Jum’at, (22/5/2020)

Dia menjelaskan, selain membagikan nasi kotak dan takjil untuk berbuka puasa, kata Alvin, pihaknya juga membagikan masker untuk masyarakat. Hal ini merupakan sebuah kepedulian yang tulus tanpa ada tujuan lain, yakni memerangi virus Corona.

“Memakai masker memang terlihat sepele. Namun efeknya sangat besar untuk menghadang penyebaran virus Covid-19,” tukas Alvin.

Alvin menjelaskan, pembagian masker merupakan bagian dari kampanye mereka untuk meminta masyarakat tidak panik menghadapi virus corona jenis baru atau Covid-19-19. “Namun disatu sisi, kami juga meminta masyarakat untuk tidak menganggap remeh,” imbuhnya. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin yang di lakukan selama masa pandemi corona (Covid-19).

Dia menyatakan, pihaknya juga sangat mengapresiasi kinerja pemerintah, yang cepat dalam menangani pandemi Covid-19 ini. “Semoga di bulan yg penuh berkah ini masalah kita dapat cepat berlalu,“ terang Alvin.

“Inti dari kegiatan ini adalah kami ingin meningkatkan rasa solidaritas, meningkatkan kepedulian terhadap sesama dan orang-orang yang membutuhkan,” tambahnya.

Alvin berharap, kegiatan ini menjadi motivasi bagi seluruh anggota 234SC Regwil Jakut untuk terus berbuat baik terhadap yang kurang mampu. “Ini akan dijadikan agenda tahunan, saya berharap anggota 234 SC lebih solid dalam melaksanakan kegiatan sosial,” ujarnya.

Sejarah 234 SC

Asal mulanya adalah hanya komunitas keluarga dan orang -orang terdekat KPH. Japto Sulistio Soerjosoemarno. SH, Ketum Pemuda Pancasila. Dengan lambangnya yang begitu menarik dan mengandung arti yang telah dirumuskan bersama ayahandanya, Jendral Soetarjo Soerjosoemarno (alm ).

Seperti diketahui, sejarah terbentuknya 234 SC sendiri sangatlah unik. Ternyata angka 234 diambil dari merk rokok terkenal di Indonesia, “Dji Sam Soe” di mana memang kerabat Japto sapaan akrab KPH Japto Soelistyo Soerjosoemarno, S.H. dikenal sebagai pengagum rokok legendaris yang hingga kini masih bertahan. Sementara itu, huruf SC merupakan singkatan dari Soerjosoemarno Clan.

Lambang dasar 234 SC yang memakai gambar perpaduan “orang bersayap” diambil dari kegemaran Japto akan olahraga ektrim terjun payung. Terlebih Japto sukses merengkuh juara 2 pada kejuaraan terjun payung di Australia sekitar tahun 1970-an.

Arti sayap itu sendiri ternyata punya filosofi, yakni dengan pola pikir bisa terbang kemana- mana.

Komunitas ini diteruskan oleh Abi Shalom S.S dan Yedidiah S.S, anak kandung Japto. Melihat antusiasme masyarakat, para petinggi 234 SC sepakat membukanya untuk umum .

Tak heran jika 234 SC sukses jadi komunitas terbesar di Indonesia. Akhirnya merubah singkatan SC menjadi “Solidarity Community”.

234 SC bukan hanya sekedar tempat atau organisasi yang tanpa tujuan, melainkan ikut berperan penting di tengah-tengah masyarakat. 234 SC juga punya selogan yakni “meski tak satu darah, namun melebihi saudara”. (Mas Husni)